Floating Wetlands

Floating Wetlands salah satu konsep green technology yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas air, bahkan tanpa secara langsung juga dapat menjadi habitat berbagai makhluk hidup, baik itu tanaman, ikan, burung, kura-kura, katak atau serangga. Pada beberapa kasus, wetlands terbentuk secara alami.

Gambar1
Gambar 1. Contoh Wetlands yang terbentuk secara alami

Perbedaan dengan Natural Wetlands, Floating Wetlands (FTWs) dibuat oleh manusia, didesain/dibangun menyerupai wetlands alami dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan. FTWs banyak digunakan di danau dekat perkotaan yang berfungsi untuk memperbaiki kualitas air tangkapan, biasanya FTWs disimpan dekat dengan masuknya aliran air kedalam danau. FTWs memungkinkan tanaman dapat tumbuh secara hidroponik.

Gambar2

Konstruksi wetlands memiliki beberapa bagian utama:

  1. Base: terdiri dari dua bagian, pertama adalah Growing media yang berfungsi sebagai media untuk tumbuh, dan juga floating frame atau fome mat yang berfungsi sebagai media agar dapat mengapung di permukaan air
  2. Plants: Tanaman-tanaman pilihan yang akan ditumbuhkan pada media. Tanaman ini dipilih berdasarkan kebutuhan pengelolaan lingkungan dan biasanya tanaman yang ditumbuhkan adalah tanaman endemik.
  3. Anchor & Tether: berfungsi untuk membuat FTWs tidak terbawa arus atau tidak menjauh dari tempat yang telah ditentukan.
Gambar4
Gambar 4 Review beberapa literatur penelitian dalam mereduksi polutan

FTWs memiliki fungsi yang sangat luar biasa diantaranya:

  • Meningkatkan kualitas air dan sekaligus menyediakan habitat untuk berbagai makhluk hidup
  • Dapat ditentukan ukurannya sesuai dengan kebutuhan, baik pada danau yang berada ditengah perkotaan atau pada berbagai kolam.
  • Perawatan FTWs relatif mudah dan hemat
  • FTWs toleran terhadap arus atau fluktuasi perubahan level air selama diikatkan pada jangkar atau dikaitkan pada bagian terentu sehingga tidak terbawa oleh aliran atau arus khususnya pada bagian outlet kolam
  • Dapat juga meningkatkan estetika, FTWs juga dapat digunakan untuk meningkatkan keindahan tampilan permukaan suatu danau/outlet kolam
  • Dapat juga berfungsi sebagai biofiltrasi: menurunkan TSS, menurunkan total fosfor, mengurangi amonia, mengurangi total nitrogen, Mengurangi BOD, mengurangi kandungan logam berat
Gambar3
Gambar 5 Bagian Penting dari FTWs yang berfungsi mereduksi polutan

Berikut merupakan beberapa tahapan utama dalam mekanisme reduksi polutan oleh FTWs:

  1. Biological uptake: Tanaman dapat secara langsung mengangkat polutan, khususnya kandungan nutrien didalam air
  2. Microbial Decomposition: Mikroba tumbuh pada bagian permukaan media tumbuh dan tumbuh juga pada bagian sistem akar tanaman, mikroba berfungsi untuk memecah dan mengkonsumsi materi organik didalam air
  3. Sistem akar dapat mengikat berbagai polutan yang kemudian mengalami proses biologi dan terbentuk menjadi endapan

Penulis: Rajo

Sumber:

  • UW Green Future Lab & King Country WLRD: Floating Wetlands
  • Innovative Best Management Fact Sheet No. 1: Floating Treatment Wetlands
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s