Anda Yang Mana – Bagian 5: Teori Lima Elemen

Pada pembahasan sebelumnya, kita menggunakan pseudosains untuk melengkapi analisa kita tentang kelemahan dan kekuatan diri sendiri. Pseudosains tersebut memberikan sebagian informasi walau tidak seakurat metode psikologis yang sebelumnya digunakan. Setelah melihat pseudosains golongan darah untuk mengetahui analisa tipe kepribadian, masih ada pseudosains lainnya yang bisa kita gunakan.

Pseudosains yang akan kita gunakan berikutnya adalah analisa tipe kepribadian menurut Teori Lima Elemen. Teori Lima Elemen ini berasal dari negeri Cina dan digunakan di bidang medis (selain untuk menentukan tipe kepribadian). Mirip seperti analisa kepribadian menggunakan golongan darah, Teori Lima Elemen ini bisa memberikan gambaran tambahan terhadap analisa utama yang sudah kita dapat menggunakan metode psikologis.

Lima Tipe Kepribadian Menurut Teori Lima Elemen

Menurut Teori Lima Elemen, setiap individu memiliki kadar elemen tertentu sesuai tanggal lahirnya. Setiap elemen mewakili tipe kepribadian tertentu dan memiliki sisi kuat dan sisi lemah. Setiap individu memiliki semua elemen tersebut dalam tanggal lahirnya, tetapi dalam kadar yang berbeda-beda. Akibatnya, setiap individu memiliki campuran elemen yang khas yang membentuk kepribadiannya yang unik.

  1. Kepribadian Tipe Logam

Elemen pertama adalah Logam. Individu dengan elemen Logam adalah pribadi yang adil, loyal, berani dan bersifat ksatria. Mereka senang mengenal dan membantu orang. Tipe kepribadian Logam memiliki kekuatan yang hebat, disiplin, dan keberanian untuk membantu orang yang butuh pertolongan. Sifat-sifat ini bisa membuat seorang pribadi Logam menjadi terkenal.

Individu elemen Logam adalah individu yang memiliki dorongan untuk menang. Mereka memiliki rasa kehormatan yang sangat besar. Mereka senang menyebarkan ketenaran mereka tetapi bisa sensitif saat dalam suasana berduka dan sedih.

Orang yang kekurangan elemen Logam cenderung diam, hati-hati dan gugup. Mereka terlalu banyak berpikir dan tidak bisa cepat membuat keputusan. Mereka tidak mengatakan apa yang ada di pikiran mereka tetapi akan mengeluh di belakang.

Orang yang berlebihan elemen Logam cenderung kasar dan merusak. Mereka berani tetapi ceroboh dan tidak pintar berpikir. Mereka tidak memiliki keanggunan dan tidak memaafkan serta tidak menyimpan rahasia.

  1. Kepribadian Tipe Air

Individu dengan elemen Air memiliki sifat pintar, bijaksana, jujur, dan cerdas. Mereka memiliki ingatan yang tajam dan selalu berpikir sebelum bertindak. Ada dua jenis kepribadian Air: Air Mengapung dan Air Tenang. Air Mengapung membuat orang aktif dan gelisah serta ingin bepergian. Air Tenang membuat orang tenang dan damai.

Pribadi yang kekurangan elemen Air bersifat tidak stabil, tidak berani, berpikiran sempit, dan rendah stamina. Mereka kurang cerdas, kurang pengertian, dan kurang wawasan. Mereka juga sering mengubah pikiran atau pendapat.

Pribadi dengan elemen Air berlebihan bersifat pintar tetapi licik dan mampu merencakan rencana jahat. Mereka suka bergerak atau berpindah tempat dan memiliki hidup yang sensual. Mereka cenderung memiliki terlalu banyak angan-angan dan sering berubah pikiran. Mereka hanya tertarik pada hal-hal yang melibatkan diri mereka sendiri dan tidak tertarik terhadap isu lain.

  1. Kepribadian Tipe Kayu

Pribadi dengan elemen Kayu adalah orang yang lembut, stabil, simpatik, dan pengertian. Mereka suka membantu orang lain dan memberikan sumbangan. Orang dengan elemen Kayu bersifat tegar, terorganisir, logis, praktis, inovatif, unik, dan mandiri. Mereka senang merencanakan sesuatu, bertindak, dan berpetualang mencari tantangan. Mereka adalah orang yang perfeksionis yang mendorong diri mereka sampai batas maksimum untuk menjadi yang terbaik dalam persaingan.

Ketika ambisi dan optimisme mereka berlebihan, individu dengan elemen Kayu menjadi kesal, gugup, tidak stabil, tidak sabar, dan kehilangan rasa humor mereka akibat frustrasi karena terhambat halangan.

Orang yang kekurangan elemen Kayu cenderung lemah dalam pendapat mereka. Mereka kurang punya tekad yang kuat untuk mencari pilihan lain ketika situasi berubah. Mereka cenderung jadi cemburu saat tidak punya pendapat yang kuat dari diri mereka sendiri. Individu dengan elemen Kayu berlebihan cenderung tidak luwes dan mudah berprasangka. Mereka tidak mudah menerima pendapat orang lain.

  1. Kepribadian Tipe Api

Pribadi dengan elemen Api bersifat sopan, pandai berbicara dan berekspresi. Mereka pandai dalam memberikan pujian dan pidato.

Individu berkepribadian tipe Api adalah orang yang penuh energi, artistik, berhasrat, dan memiliki emosi yang cepat berubah serta bisa menjadi agresif. Mereka senang sensasi, drama dan perasaan. Mereka mencari kesenangan, kepuasan dan perhatian dari orang lain. Individu Api senang diundang ke acara pesta dan tidak senang ketika sendirian.

Orang yang kekurangan elemen Api bersifat agresif tetapi tidak gigih. Mereka cenderung tidak percaya diri dan mengkhawatirkan banyak hal. Orang yang berlebih elemen Api sering banyak bicara yang melebih-lebihkan serta tidak tenang. Mereka cenderung menceramahi dan menyinggung orang lain karena mudah marah.

  1. Kepribadian Tipe Tanah

Sebagian besar individu dengan kepribadian Tanah bersifat dapat dipercaya, setia, dan bertanggung jawab. Mereka jujur, religius, dapat diandalkan dan menepati janji mereka tetapi pelan saat bereaksi.

Orang dengan elemen Tanah tidak suka menggerakkan badan mereka dan tidak suka mengubah pikiran terlalu sering. Mereka memiliki keyakinan yang baik terhadap hal-hal. Mereka bisa duduk di satu posisi untuk waktu yang lama. Mereka menerima agama karena mereka menyukai kegiatan merenung dan bermeditasi. Mereka senang mengoleksi barang-barang dan menikmatinya di dalam rumah.

Orang yang kekurangan elemen Tanah bersifat egois, tidak tulus, dan senang menyenangkan diri sendiri. Mereka cenderung mengabaikan pendapat orang lain. Mereka bisa memanfaatkan orang lain secara tidak etis. Mereka tidak perduli tentang orang di sekitar mereka dan tidak menepati janji. Sebaliknya, orang yang berlebih elemen Tanah bersifat keras kepala, kaku, pelit dan kesepian. Mereka juga tidak mampu menepati janji.

Cara Mencari Tipe Elemen Kita

Seperti tipe kepribadian berdasarkan golongan darah, kita tidak perlu mengikuti tes kepribadian yang rumit untuk mengetahui tipe elemen kita. Kita cukup memasukkan data tanggal dan jam lahir, lalu secara otomatis kita bisa mengetahui elemen kita. Alat yang digunakan untuk menghitungnya bisa ditemukan di situs http://www.chinesefortunecalendar.com/Love/CFAPersonality.htm

lima-tipe-kepribadian-teori-lima-elemen
Ilustrasi hasil tes kepribadian menurut teori lima elemen (by: Jamjam)

Menurut hasil perhitungan menggunakan alat di atas, saya memiliki kepribadian dengan elemen:

  • 13% elemen Kayu
  • 15% elemen Api
  • 59% elemen Tanah
  • 0% elemen Logam
  • 11% elemen Air

Elemen yang baik adalah yang bernilai diantara 15% sampai 25%. Bila ada elemen yang kurang dari 8% atau lebih dari 30%, maka kita memiliki sifat buruk dari tipe kepribadian elemen tersebut. Disini bisa dilihat bahwa saya memiliki elemen Api yang seimbang; elemen Kayu dan Air yang bercampur antara sifat baik dan buruk; serta elemen Tanah dan Logam yang buruk.

Perpaduan elemen-elemen ini menghasilkan tipe kepribadian saya sebagai berikut (menurut analisa tipe kepribadian berdasarkan teori lima elemen):

Pribadi tipe ini adalah orang yang mudah bergaul dan berperangai lembut. Mereka sering dermawan dan simpatik terhadap orang lain. Kepribadian tipe ini bisa sangat bersahabat dan meyakinkan; mereka sering membujuk orang untuk percaya bahwa mereka punya kualitas dan pengetahuan yang unik yang tidak dimiliki orang lain. Mereka sangat hati-hati dan memerhatikan detil. Mereka memiliki kesabaran dan keyakinan untuk mencapai keinginan mereka, yang membutuhkan waktu lama untuk dicapai.

Mereka sangat sensitif dan mudah terluka. Ketika mereka terlibat secara emosional, mereka menjadi cemburu dan subjektif. Pribadi ini cenderung sangat berhati-hati dan sering kehilangan kesempatan untuk menjadi sukses. Mereka sangat memaafkan dan mudah dipengaruhi oleh orang lain. Mereka cenderung sering khawatir dan sangat emosional. Mereka bisa menderita diam-diam dan sering salah dinilai oleh orang lain. Mereka menangani uang dengan hati-hati dan menumpuk kekayaan secara perlahan-lahan.

Bisa dilihat bahwa hasil analisa menurut teori Lima Elemen diatas cukup konsisten dengan hasil menurut tes kepribadian yang telah saya lakukan sebelumnya. Tetapi tetap ada beberapa perbedaan yang tidak sama dengan analisa kepribadian menggunakan metode psikologis.

Itulah salah satu cara mengetahui kepribadian kita menggunakan teori Lima Elemen. Walau teori ini termasuk pseudosains, tetapi bisa kita jadikan acuan untuk mendapatkan gambaran selengkap mungkin tentang kelemahan dan kekuatan diri kita. Semakin lengkap informasi yang kita dapatkan tentang kelemahan dan kekuatan diri, semakin objektif kita bisa menilai diri kita di berbagai situasi dan kondisi.

By: Endy Daniyanto

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s