Penyebab Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi terganggunya sistem peredaran darah, dimana kerja jantung akan meningkat dua kali lipat dari biasanya dan menyebabkan tekanan darah naik higga 140/90 mmHg. Seiring bertambahnya usia ditambah pola makan yang tidak teratur merupakan penyebab hipertensi, sayangnya tidak ada gejala klinis yang signifikan untuk mendiagnosis seseorang memiliki hipertensi sampai kondisi penyakit tersebut benar-benar membahayakan bagi tubuh. Kondisi terburuk dari hipertensi yaitu hipertensi yang mengakibatkan gagal jantung dan stroke. Namun dengan pengecekan tekanan darah secara rutin, bisa mengurangi akibat dari hipertensi lebih jauh lagi.

Hipertensi
Sumber : imageban.ru/healthpostbox.com (tradisional-obat.blogspot.co.id)

Mencegah lebih baik dari pada mengobati, untuk itu kita harus mengetahui penyebab hipertensi agar bisa mengantisipasi kemungkinan terserang penyakit ini. Hipertensi bisa diturunkan secara genetik, seseorang dengan riwayat keluarga yang memiliki hipertensi akan lebih beresiko dibanding mereka yang tidak. Tentunya faktor pencetus tersebut dibarengi dengan gaya hidup dan pola makan yang salah. Terlalu banyak makan makanan berlemak yang mengakibatkan obesitas ditambah kurangnya istirahat menjadi penyebab hipertensi pada umumnya. Mengkonsumsi banyak garam serta kurangnya asupan serat dari buah dan sayuran, banyaknya konsumsi minuman yang mengandung kafein, ditambah kurang berolah raga menambah daftar faktor pencetus hipertensi. Stress juga merupakan faktor penyebab hipertensi yang tidak terelakan.

Hipertensi juga bisa dialami oleh ibu hamil, hipertensi ini  berakibat pada kurangnya bobot bayi pada saat lahir atau sering kita sebut bayi dengan lahir prematur. Hipertensi yang dialami oleh ibu hamil merupakan hipertensi sekunder, hipertensi sekunder sendiri merupakan hipertensi yang diakibatkan oleh gejala penyakit lain seperti penyakit ginjal, sedangkan hipertensi primer lebih banyak dipengaruhi oleh faktor usia dan gaya hidup. Gejala yang menunjukan hipertensi diantaranya pusing dan sakit kepala khususnya kepala bagian belakang, mimisan atau pendarahan di hidung, kaburnya penglihatan, kurang konsentrasi, lebih cepat marah, wajah kemerahan, sering berkeringat, jantung berdebar debar, kelelahan, serta nyeri perut bahkan muntah. Hipertensi bisa berulang jika kita tidak menjaga asupan makanan dengan baik. Untuk itu diperlukan kesadaran untuk menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit hipertensi.

Penulis: Lia Suratna

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s