Bekerjalah Seperti Seorang Pilot

Pilot
Ilustrasi Pesawat Boeing 737 by: RAJO

Siapa yang tidak tahu tentang satu profesi ini. Profesi yang banyak dicita-citakan oleh anak-anak, bahkan mungkin oleh Anda pada masa kecil dulu. Untuk menjadi seorang Pilot Kita harus melalui berbagai syarat yang sangat ketat dan tentu juga beserta biaya yang cukup mahal. Walaupun mungkin Anda bukan seorang pilot, akan tetapi mungkin Anda pernah melihat dimedia atau televisi bagaimana rumit dan canggihnya berbagai tombol di dalam kokpit pesawat terbang, tombol-tombol yang canggih ini kemudian akan dikendalikan oleh seorang Pilot dan Co-Pilot.

Sebelum melakukan penerbangan seorang Pilot harus melakukan pemeriksaan rutin bagaimana kesiapan pesawat apakah fungsi-fungsi yang dibutuhkan dapat berjalan dengan baik atau tidak, setelah semua dinyatakan siap, kemudian Pilot akan dipandu oleh pengendali lalu lintas udara. Pengendali lalu lintas udara akan memandu Pilot dimulai dari persiapan lepas landas, ketika terbang, sampai dengan pesawat mendarat ditempat tujuan.

Ketika terbang kondisi cuaca tidak selalu baik, terkadang cuaca memburuk dan banyak terjadi turbulensi yang memberikan rasa khawatir kepada para penumpang. Sebagian penumpang yang sudah berpengalaman tidak akan terlalu khawatir dan mereka yakin pesawat akan mendarat dengan selamat sampai tujuan, akan tetapi sangat berbeda yang dirasakan oleh sebagian penumpang lain yang pertama kali naik pesawat, dalam benak penumpang tersebut akan muncul rasa khawatir dan panik. Baik Pilot atau awak kabin akan memberikan informasi status cuaca yang sedang dihadapi dan akan memberikan informasi jika akan terjadi turbulensi, hal ini yang akan sedikit menenangkan para penumpang pesawat. Pilot terkadang harus terbang lebih jauh, membelokan sayap ke kiri dan ke kanan untuk menghindari kumpulan awan yang mengakibatkan turbulensi.

Ketika akan mendarat Pilot akan berkomunikasi kembali dengan Air Traffic Control yang berada di bandara tujuan apakah bisa dilakukan pendaratan langsung atau harus menunda, penundaan biasanya dilakukan karena traffic bandara yang sedang padat, sehingga mengharuskan Pilot untuk memutar kembali Pesawatnya diatas area bandara. Kemudian setelah semua lancar barulah pesawat dapat mendarat lebih aman. Seluruh proses yang dilakukan oleh Pilot merupakan rangkaian pekerjaan yang cukup rumit dan diperlukan keahlian khusus, kematangan dalam mengambil keputusan. Seorang Pilot memiliki kebebasan, akan tetapi masih dalam aturan dan ketaatan terhadap regulasi sistem dengan batasan-batasan yang jelas, dan seorang Pilot mengemban tanggung jawab yang sangat besar untuk membawa penumpang selamat sampai tujuan.

Analogi seorang Pilot merupakan analogi yang cukup ideal jika dikaitkan dengan bagaimana Kita menjadi seorang karyawan dalam suatu perusahaan. Suatu perusahaan sudah seharusnya dapat membangun suatu sistem yang baik, akan tetapi suatu perusahaan juga membutuhkan seorang pekerja yang mandiri, memiliki keahlian yang mumpuni, kemauan yang kuat, kebebasan yang dibalut oleh kreativitas dengan tetap mentaati aturan. Selain itu seorang Karyawan juga harus memiliki kewaspadaan yang tinggi dan penuh tanggung jawab dalam mengemban setiap tugas yang telah diberikan dan yang terpenting adalah tercapainya tujuan dengan berbagai persyaratan tersebut.

By: Jamjam

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s