Kenaikan Harga Daging Di Berbagai Daerah Menjelang Ramadhan

Kenaikan-Harga-Ayam-di-Bengkulu-Disebabkan-Ritual-Puasa-2
harga daging ayam naik (www.pertanianku.com)

Setiap tahun menjelang puasa dan lebaran daging sapi, daging ayam maupun bahan pokok lainnya mengalami kenaikan. Ada 4 hal yang menyebabkan harga daging di pasaran naik yaitu : harga sapi hidup yang terus melonjak, jumlah pasokan daging yang berkurang, menjelang datangnya bulan Ramadhan, dan pengaruh kenaikan harga BBM.
Dengan harga daging dan bahan pokok lainnya yang terus naik, untuk tahun ini Presiden Joko Widodo menginginkan agar jajarannya berupaya untuk menjaga harga dua komoditas yaitu daging sapi dan beras untuk dapat dijaga. “Saya ingin ingin harga daging sapi jangan sampai seperti harga saat ini. Paling tidak Rp80 ribu per kilogram.” Katanya pada rapat di Jakarta.
Adanya intervensi pemerintah agar pasar dapat menjual harga daging sesuai yang ditetapkan yakni sebesar Rp80 ribu per kilogram, sangat tidak rasional, menurut Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia Asnawi harga daging sapi di tempat pemotongan berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 105 ribu per kilogram. Saat di pasaran, harga yang ditawarkan sekitar Rp 133 ribu per kilogram. Bila pedagang ritel  dipaksa menjual Rp 80 ribu per kilogram,  pedagang merugi Rp 33 ribu. “Kalau ada subsidi pedagang siap saja menjual Rp 80 ribu per kilogram.”
Banderol Rp 80 ribu per kilogram, menurut  Asnawi, akan sangat mungkin bila itu ditujukan untuk daging impor kemasan, bukan daging sapi potong hasil peternak lokal. Seruan Presiden Jokowi akan sangat rasional bila dilayangkan untuk potongan daging impor beku dari negara sahabat, seperti Australia, India, dan Selandia Baru.
Langkah yang diambil pemerintah adalah dengan mengimpor daging agar dapat menstabilkan harga daging dipasaran, tapi hal ini perlu dicermati bahwa impor sapi dalam volume terbatas tidak otomatis akan menekan harga ke level yang diharapkan karena dengan impor itu, kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan yang tersedia kiranya masih cukup lebar.
Karena itu, fenomena kenaikan harga daging yang tidak lazim ini harus dijinakkan dan dikendalikan pemerintah. Jika benar ada tujuh perusahaan yang bermain-main dengan kepentingan publik dengan merekayasa harga daging sapi, tanpa menunggu aba-aba negara harus menindak tegas mereka

By: M. Taufiq

Sumber: Republika.co.id, tempo.co, metronews.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s