Cara Meningkatkan bisnis yang Baru Dirintis

free-business-plan-templates
Business Plan (www.businessnewsdaily.com)

Sering kali kita memilki banyak ide untuk memulai suatu usaha, namun permasalahan yang benar benar terjadi yaitu ketika ide tersebut mulai terealisasi. Bukan hal yang tidak mungkin, ide usaha yang kita buat dengan presisi dihadapkan pada serentetan kendala yang tidak pernah kita prediksi sebelumnya. Untuk itu kita perlu mempersiapkan skema usaha atau yang bisa kita sebut businnes plan.

Pertama kita harus menentukan visi dan misi. Visi adalah tujuan jangka panjang yang ingin diraih, sedangkan misi adalah penjabaran atau langkah langkah yang perlu dicapai untuk mencapai sebuah visi.

Kedua adalah menentukan gambaran singkat mengenai produk yang akan kita jual, dan jenis pelayanan yang bisa kita berikan. Tidak lupa menentukan packajing produk yang sesuai dengan visi.

Ketiga dan yang paling menentukan adalah  strategi marketing, seperti bentuk pemasaran produk yang akan dipilih, media yang akan digunakan dalam pemasaran produk, riset awal baik dalam bentuk kuesioner atau observasi langsung mengenai trend tentang produk yang akan kita jual. Tidak jarang sebuah usaha tidak berkembang karena ketidakberhasilan dari segi marketing. Media yang digunakan untuk memasarkan produk beragam, bisa dengan memposting produk kita di media sosial baik yang gratis ataupun berbayar, tentu hal tersebut harus dilakukan secara rutin. Selalu mengupdate perkembangan produk, menjaga hubungan baik dengan calon atau ex pembeli, memposting testimoni konsumen mengenai produk kita, ramah dan fast respon dalam menanggapi pertanyaan dan keluhan konsumen. Selain dari segi pelayanan startegi marketing lainnya seperti buy 1 get 1 atau bonus pembelian, diskon pada jumlah pembelian tertentu atau bahkan  free delivery servise akan menjadi nilai tambah.

Keempat menentukan SWOT analisys, SWOT analsys merupakan rincian lebih detail dari sebuah produk, seperti kekuatan sebuah produk, kelemahannya, ancaman yang sewaktu waktu bisa menjadi kendala dalam kemajuan bisnis kita, juga kesempatan atau peluang bisnis kita di masa depan.

Kelima adalah penentukan pekerjaan teknis, atau tata cara pelaksanaan dari awal proses hingga akhir, yaitu ketika produk kita akan dilepas ke pasar. Pada proses ini diperlukan setidaknya SOP atau standard operasional kerja, baik dari pengadaan bahan baku, waktu pengerjaan, standart kualitas produk yang akan kita jual, hingga distribusi hasil produksi baik itu berupa personal selling, direct markeing, reseller, dropsipher, atau konsinyasi.

Keenam yaitu menentukan struktur organisasi, berupa pendelegasian tugas, pengelolaan SDM termasuk didalamnya peningkatan kualitas SDM dari segi kesejahteraan, kesehatan, dan pengetahuan.

Business plan akan mempermudah kita dalam menentukan langkah langkah preventive dalam menghadapi kendala suatu bisnis, namun yang terpenting adalah proses dan komitmen. Ketika kita sudah memiliki komitmen untuk mengembangkan sebuah usaha pastikan usaha kita berjalan sesuai dengan rule yang kita buat dan tertuang dalam business plan kita.

By : Lia Suratna

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s