Gonjang-Ganjing Gelar Pahlawan

Presiden Soekarno dan Jendral Soeharto
Presiden Seokarno dan Jendral Soeharto (viva.co.id/Dody Handoko)

Bandung — Heboh pemberian gelar pahlawan nasional tengah menjadi perbincangan publik saat Partai Golkar merekomendasikan dari hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa untuk menjadikan Presiden ke-2 Republik Indonesia yaitu Soeharto untuk menjadi pahlawan nasional, setelah memimpin Indonesia selama 32 tahun. Timbulah kemudian pro dan kontra akibat dari pernyataan Partai Golkar ini.

Karena itu tidak mudah untuk mendapatkan gelar pahlawan, karena sampai sekarang banyak terdapat pro kontra terhadap gelar pahlawan yang diberikan kepada seorang tokoh. Kemudian pro dan kontra timbul mengenai gelar kepahlawanan ini, ada orang yang mendukung juga ada orang yang tidak mendukung dengan pemberian gelar pahlawan kepada seseorang. Menurut saya sudah bukan merupakan rahasia lagi karena semuanya tergantung pada suasana politik pada saat pemberian gelar tersebut, yaitu tergantung siapa dan dari kubu mana pemimpin negara pada saat itu.

Seseorang yang diberi gelar pahlawan, belum tentu dia adalah pahlawan bagi yang lainnya. Karena bisa saja di lain waktu pada saat musuh politiknya sedang berkuasa, orang yang diberi gelar pahlawan tersebut ditetapkan sebagai penjahat oleh musuh politiknya. Contohnya Soekarno, disegani pada masa orde lama, tetapi pada setelah lengser dan di ganti dengan kepemimpinan orde baru, dibawah kepemimpinan Soeharto, Soekarno dianggap sebagai pemimpin yang melindungi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Begitu pula sebaliknya dengan Soeharto, pada masa sekarang yaitu masa Reformasi, ketika penerus Soekarno berkuasa, maka Soeharto dikatakan sebagai pemimpin yang otoriter pada masanya, karena itu menurut mereka tidak pantas untuk diberi gelar pahlawan.

Ada 7 (tujuh) kriteria yang dibuat oleh Kementerian Sosial, yang harus dimiliki oleh seorang individu yang bisa diberi gelar pahlawan :

  1. Warga negara Indonesia yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya :
  • Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik/perjuangan dalm bidang lain mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.
  • Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.
  1. Pengabdian dan Perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.
  2. Perjuangan yang dilakukan mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
  3. Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.
  4. Memiliki akhlak dan moral yang tinggi.
  5. Tidak menyerah pada lawan/musuh dalam perjuangannya.
  6. Dalam riwayat hidupnya tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nilai perjuangannya.(Wikipedia)

Silahkan menilai sendiri sesuai dengan 7 (tujuh) kriteria diatas, apakah mereka telah pantas untuk diberi gelar pahlawan. (RIS)

By : Riswan Rismawan

Sumber Tulisan :

  • Aulia Bintang, CNN Indonesia
  • Wikipedia
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s