Anda yang Mana – Bagian 1: Ekstrovert atau Introvert?

Vector Extraversion-introversion Infographics In Flat Style
Extrovert atau Introvert (www.skipprichard.co)

Memilih langkah berikutnya dalam hidup membutuhkan kejelasan. Kejelasan yang diperlukan disini adalah kejelasan tentang diri sendiri dan kejelasan tentang arah hidup. Kejelasan tentang diri sendiri meliputi mengenali kelemahan dan kekuatan diri sendiri.

Mengenali kelemahan dan kekuatan diri sendiri berguna saat kita harus mengambil keputusan. Saat kelemahan dan kekuatan diri sendiri tidak kita ketahui, kita lebih mungkin mengambil pilihan yang tidak tepat atau bukan paling tepat saat ini. Akibatnya, kita terjebak melakukan sesuatu yang tidak cocok dengan kekuatan kita sehingga kita merasakan ketidakpuasan saat menjalankannya.

Saat kita mengenali baik kelemahan dan kekuatan diri sendiri maka lebih mungkin kita mengambil pilihan yang cocok dengan kekuatan kita. Kita mengambil pekerjaan yang memberikan kesempatan bagi kita untuk mengekspresikan diri kita semaksimal mungkin. Hasil yang didapat adalah perasaan puas dan orang lain pun mendapat manfaat sebanyak mungkin dari pekerjaan kita.

Itulah segelintir manfaat dari memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Tetapi yang jadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana caranya untuk memahami kekuatan dan kelemahan kita?

Ada beberapa cara eksak yang bisa kita tempuh untuk mengetahuinya, yaitu dengan melakukan tes kepribadian. Ada tes kepribadian yang sederhana tetapi hanya memberikan gambaran besar; ada juga tes yang rumit tapi memberikan gambaran terperinci. Sebagai pembukaan dan langkah pertama, mari kita coba menjalankan salah satu tes yang paling sederhana – yaitu tes untuk tahu apakah kita ekstrovert atau introvert?

Pengertian Ekstrovert dan Introvert

Ekstrovert dan/atau introvert adalah salah satu parameter kekuatan/kelemahan yang paling sederhana untuk digunakan karena terdiri hanya dari dua pembagian. Kedua istilah tersebut dipopulerkan oleh Carl Jung, seorang ahli psikologi. Penjelasan untuk menggambarkan kedua istilah tersebut adalah:

Ekstrovert: Anda disebut ekstrovert bila Anda suka terlibat aktif di berbagai acara dan melakukan berbagai aktivitas. Anda merasa senang dan berenergi saat dikelilingi banyak orang. Anda senang melakukan aksi nyata dan membuat rencana menjadi nyata. Anda memahami masalah dengan cara membicarakannya dan mendengar pendapat orang lain.

Introvert: Anda adalah introvert bila Anda suka bermain dengan ide, gambar dan ingatan dalam pikiran Anda. Anda lebih suka melakukan aktivitas seorang diri atau dengan satu atau dua orang lainnya. Anda butuh waktu untuk merenung dan berpikir supaya Anda tahu jelas apa yang harus dikerjakan. Bisa jadi Anda lebih suka konsep mengenai sesuatu dibanding kenyataannya.

Perlu dicatat bahwa ekstrovert dan introvert bukanlah kualitas kepribadian yang ekslusif. Seseorang bisa menjadi ekstrovert di suatu saat lalu berubah menjadi introvert di saat lainnya (saya pernah menjadi sangat ekstrovert lalu sangat introvert dalam satu hari). Setiap individu memiliki kesinambungan antara sifat ekstrovert dan introvert, dimana salah satunya lebih dominan dibanding yang lain pada saat-saat dan kondisi tertentu.

Karena keduanya sinambung, maka muncul istilah-istilah seperti extroverted introvert (introvert yang ekstrovert) dan introverted extrovert (ekstrovert yang introvert). Ada pula istilah ambivert, yaitu ketika seseorang cenderung seimbang tingkat ekstrovert dan introvertnya. Walau kecenderungan kita mungkin berubah, biasanya kita memiliki kecenderungan yang lebih sering muncul dibanding lainnya.

Cara untuk Tahu Ekstrovert atau Introvert

Lalu bagaimana cara mengetahui apakah kita ekstrovert atau introvert? Besar kemungkinan kita sudah punya gambaran apakah kita ekstrovert atau introvert berdasarkan pengalaman hidup. Tetapi kita bisa mendapatkan gambaran lebih akurat dengan melakukan extrovert introvert test.

Ada berbagai tes ekstrovert introvert yang bisa kita pilih, baik yang gratis maupun yang berbayar, dan yang pendek maupun yang panjang. Umumnya, tes yang berbayar dan panjang akan memberikan kita hasil lebih akurat dibanding tes yang gratis dan pendek. Tetapi sebagai langkah pertama, kita memilih tes yang gratis dan pendek seperti yang tersedia di http://www.quietrev.com/the-introvert-test/

Berikut adalah hasil tes yang saya dapatkan setelah menjalankannya:

Based on your responses, you are an introvert.

Given the choice, you’ll devote your social energy to a small group of people you care about most, preferring a glass of wine with a close friend to a party full of strangers. You think before you speak, have a more deliberate approach to risk, and enjoy solitude.

You feel energized when focusing deeply on a subject or activity that really interests you. When you’re in overly stimulating environments (too loud, too crowded, etc.) you tend to feel overwhelmed. You seek out environments of peace, sanctuary, and beauty; you have an active inner life and are at your best when you tap into its riches.

Terjemahannya:

Berdasarkan respon Anda, Anda adalah seorang introvert.

Anda lebih memilih menyalurkan energi sosial untuk sebuah grup kecil berisi orang-orang yang penting bagi Anda dibanding grup besar yang berisi orang-orang asing. Anda berhati-hati sebelum berbicara, sangat waspada terhadap resiko, dan menikmati saat-saat sendiri.

Anda merasa semangat ketika mencurahkan perhatian seutuhnya ke sebuah subjek atau aktivitas yang menarik. Ketika berada di lingkungan yang terlalu ramai, Anda merasa kewalahan. Anda mencari lingkungan yang memberikan rasa damai, aman, dan indah. Anda memiliki kehidupan pikiran yang aktif dan Anda paling hebat saat sedang menjelajahi kehidupan pikiran itu.

Perlu dicatat bahwa tes di atas dibuat untuk orang-orang introvert (pertanyaannya adalah pertanyaan yang menggambarkan sifat orang introvert). Anda bisa mencari tes lainnya yang netral atau panjang untuk mendapatkan gambaran akurat tentang kekuatan/kelemahan Anda. Pilihlah salah satu tes yang tersedia untuk mulai mendapatkan kejelasan tentang kekuatan/kelemahan Anda. Kejelasan kekuatan

By : Endy Daniyanto

Sumber: Myers Briggs Foundation

 

Advertisements

2 thoughts on “Anda yang Mana – Bagian 1: Ekstrovert atau Introvert?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s