Ada Apa Dengan Kebun Binatang Bandung?

Kebun-Binatang-Bandung1
Gerbang Kebun Binatang Bandung (sumber: wisatatiga.com)

Sejarah berdirinya Kebun Binatang Kota Bandung

Mengutip dari Wikipedia Indonesia kebun Binatang Bandung ini pada awalnya dikenal dengan nama Derenten (dalam bahasa sunda, dierentuin) yang artinya kebun binatang. Kebun Binatang Bandung didirikan pada tahun 1930 oleh Bandung Zoological Park (BZP), yang dipelopori oleh Direktur Bank Dennis, Hoogland. Pengesahan pendirian Kebun Binatang ini diwenangi oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan pengesahannya dituangkan pada keputusan 12 April 1933 No.32. Pada saat Jepang menguasai daerah ini, tempat wisata ini kurang terkelola, hingga pada tahun 1948, dilakukan rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi tempat wisata ini. Pada tahun 1956, atas inisiatif dari Raden Ema Bratakusumah, Bandung Zoological Park dibubarkan dan berganti menjadi Yayasan Marga Satwa Tamansari pada tahun 1957.

Ada apa dengan kebun binatang kota bandung sebagai judul karena baru-baru ini ada berita hangat yang terjadi di kebun binatang Bandung matinya gajah Sumatera bernama Yani. Penyebab kematiannya masih di diagnosis oleh tim dokter dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Peternakan Kota Bandung dengan cara mengambil sampel darah untuk memastikan penyakit yang di derita gajah tersebut.

Gajah tersebut sudah mengalami sakit, tapi tidak adanya dokter hewan yang ada di kebun Binatang Bandung yang menanganinya. Hal ini disebabkan sudah satu tahun tidak ada dokter hewan di kebun binatang bandung.

Kematian gajah tersebut membuat Yayasan Marga Satwa Taman Sari selaku pemilik kebun binatang bandung mendapat teguran keras dari BKSDA yang membiarkan hewan sampai kondisi kesehatan Yani mengalami kritis.

Dengan buruknya tata kelola Kebun Binatang Bandung, ada upaya Pemkot Bandung untuk mengambil alih tata kelola Kebun Binatang Bandung dari Yayasan Marga Satwa Taman Sari. Bermodal banyaknya komplain dari masyarakat, Pemerintah Kota Bandung tengah mencari celah hukum untuk mengambil alih pengelolaan Kebun Binatang Bandung.

Kata Kang Emil (Ridwan Kamil) untuk pengambil alih tata kelola kebun binatang bandung perlu dipelajari dengan tim hukumnya, terkait dengan kebun binatang kota bandung belum membayar retribusi selama satu tahun.

Sumber: Kompas.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s